Rabu, 13 Oktober 2010

KTP

Sudah lama tidak datang di JAM DOA, bukan berarti tidak pernah berdoa lho..^-^
Namun terasa indah, bersama jeng Rita santi, berbagi dan saling mendukung dalam doa.
Sudah lama juga nih, kita tidak melakukannya bersama. Puji Tuhan untuk kesempatan indah ini.

Tapi satu hal yang sempat kami bagi, sebuah kesaksian ketika Jeng Rita ketika mengunjungi anggota gereja yang tergabung dalam PPA PUTRA MULYA - GBIK bersama Pak Budi, yaitu :
Betapa sulitnya keluarga-keluarga yang hidup berkekurangan dengan penghasilan yang minim, hanya dengan satu orang tua saja yang bekerja dan jumlah anak yang cukup banyak dan butuh nafkah dan pendidikan.

Ironisnya salah satu dari keluarga tersebut tidak memiliki uang untuk membayar denda KTP sebesar Rp 100.000,- bahkan harus berhutang untuk ini.

Satu hal, yang kami mengerti bersama... Banyak alasan untuk BERSYUKUR, ketika kita melihat kehidupan kita lebih baik dari orang lain. Ya kan jeng Rita...

Terimakasih Tuhan, Kuatkan iman saudara kami, ajar kami untuk bersyukur dan melihat betapa baiknya Engkau.

Rita Santi, sahabat dan saudaraku... Terimakasih buat "share" nya, saling menguatkan di dalam iman.
Wah, sayang kita belum pernah foto bersama ya...? kapan-kapan harus lho..! he..he.. ^-^

Dan akutulis catatan ini, buat "kita" dan juga berbagi berkat untuk sahabat-sahabat kita semua, untuk bisa memberi makna terhadap sebuah kata "SYUKUR"

"Betapa Indah Jam Doa, lepas beban dunia Fana...
Menghadap hadirat Tuhan, Isi kalbu ku curahkan..."


Semarang, 8 Juli 2010.
By : Diah Arumsasi.

BAPAK BUTA

Melepas kangen bersama sahabatku yang tersayang, mbakkyunda YUS..
Setelah hampir 2 minggu tidak bertemu karena liburan dan sibuk di kegiatannya masing-masing.
Mau berangkat naik SMASH-ku, e.. lupa bawa STNK, mau naik VARIO, kalau si mbak yang boncengin aku malah senam jantung lah.. yaw udah naik BIS aja, biar aman, santai sambil ngumpi...he..

Makasih ya mbak, walaupun bakso pak kumis sudah tidak tahu pindah kemana? Tadi kita mengitari Matahari Simpanglima kok ya gak ketemu akhirnya ya bakso Pucang Gading aja deh.. he..he..
Tapi merasakan naik bis DAMRI yang sejuk juga nee... he..untung Pulan Pergi tidak mabok...
Ya, rencana cari Vitamin A dan periksa Mata di sebuah OPTIC.^-^

Namun yang menarik, dipertigaan Lampu Traffic Light Pucang Gading Penggaronkita menanti angkot. Seorang bapak yang buta sedang salah alamat. Maksud hati ke Peterongan kok malah jauh sekali sampai Pucang Gading.

Dari seberang kita mengamati, hanya mengacungkan tangan sambil mengetok-ngetokkan tongkatnya minta tolong jika ada angkot tolonglah berhenti. Mungkin begitu maksudnya.
Dan ternyata, betul ada angkot hanya si angkot tidak mau berhenti. Terus melaju.

Serempak kami hanya berteriak "PETERONGAN" sambil berpandangan. Tanpa menghitung, kami hanya bergandengan, mencoba memberhentikan semua kendaraan, bis ataupun truk yang melaju untuk menyeberang menghampiri si bapak buta di seberang sana.
"Mbak yus, yang cegat si angkot sana. Aku yang gandeng si bapak." Kami langsung membagi tugas.
Huff, lega akhirnya si bapak buta dapat angkot.

Kami pulang dengan perasaan lega. Sambil bersyukur. Kita tidak buta, sehingga bisa menikmati indahnya dunia ciptaan Tuhan. Walaupun kadangkala saat kita berada di tengah kondisi yang tidak selalu cerah, bahkan mungkin di tengah kondisi yang terasa sama sekali terasa gelap. Terimakasih Tuhan. Terimakasih KAU berikan pengalaman istimewa ini. Terimakasih Mbak YUS, mbakyu sekaligus sahabatku...
Kapan-kapan jalan-jalan lagi ya..he..he..^-^

Semarang, 2 Juli 2010

PANTI JOMPO

Mendampingi siswa MOS ( Masa Orientasi Siswa ) melakukan aksi sosial ke Panti Jompo hari ini.
Bersama Bp. Hadi Purnomo dan Ibu. Tentrem Rahayu.
Saya berkata pada bu Tentrem," Bu, besok nek aku tua gimana ya?" Kuteruskan, Wah, nek seperti ini cream apapun dan bedak termahal dan terbaik kualitasnya pun tak diperlukan lagi. ( Sambil menyempatkan diri bercermin pada cermin yang ada ketika lewat...^-^ )
Tapi bu Tentrem justru menjawab, "Semoga kita tidak berada di Panti Jompo, tapi masih hidup dalam kelauarga kita pas kita tua nanti." ( Wah, aku jadi mikir juga nee..^-^ )
Semua sudah tua dan renta, namun gurat cantik mbah putri dan gurat tampan mbah kakung masih tampak.
Namun, ternyata menurut staff dari Panti mereka ada yang benar-benar sudah "Tergantung" kepada orang lain. Karena sakit atau usia yang lebih dari 80 tahun.

Namun belajar dari sana :
Kita akan menjadi tua kalau Tuhan mengijinkan dan memberi kita umur yang panjang

Maka sebagai Refleksi :
"Kemolekan adalah bohong dan kecantikan adalah sia-sia, tetapi istri yang takut akan Tuhan dipuji-puji"
( Amsal 31 : 30 )

Dan bagi yang masih muda ingatlah bahwa,
,karena kemudaan dan fajar hidup adalah kesia-siaan. Ingatlah akan Penciptamu pada masa mudamu,
( Pengkhotbah 11: 10b- 12:1a )

Puji Tuhan, lagi dan lagi... untuk sebuah pembelajaran yang istimewa ini.
Terimakasih pula untuk Papa & Mama ku yang masih ada, dan di masa tuanya ini masih mendampingi kami Diah Arumsasi, Wening Estiati, Karmelita Setyani dan Maria Quartina Ediyati. Bahkan terus berkarya tanpa keluh kesah. Paling tidak demi cucu tersayang mereka. Ryan, Kika, dan Satriyo.
Tak kan pernah terbalas jasamu.

Let it be Our Inspiration
Semarang, 13 Juli 2010.
By : Diah Arumsasi.

SEBELUM CAHAYA

Setelah sulit tidur akhirnya ku tertidur juga..
Lumayan memperbaiki energi dan kesehatanku.
Sesaat kemudian terbangun dengan indah dan semangat baru saat terdengar lagu 'sebelum cahaya'. seperti syair lagunya... 'angin yang berhembus mesra kan membelaimu cinta'

o.. ternyata dari tape depan rumah krn persiapan lomba agustusan di rt..
namun setelahnya ku jadi berpikir melihat cara bapak-bapak yang berseru-seru memanggil semua warga rt yg sdikit terkesan kurang sopan.

BTW mungkin itu cara mereka. HAK mungkin. namun mungkin yg terlupa adalah banyak anak2 peserta lomba yg hadir melihat dan belajar walaupun sambil bersenang-senang.
Dan satu yg kupikirkan adalah KETELADANAN adalah hal terberat yg harus diberikan oleh para orang tua.

Amsal 22:6
Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.

SUARA

"Pada hari ini,jika kamu mendengar suara-Nya,janganlah keraskan hatimu seperti dalam kegeraman pada waktu pencobaan di padang gurun,dimana nenek moyangmu mencobai Aku dengan jalan menguji Aku,sekalipun mereka melihat perbuatan-perbuatan-Ku...,empat puluh tahun lamanya"~Ibr 3:7-9~

Tapi mendengar SUAR TUHAN memang sulit...hufff.

Apalagi kalau harus 40 tahun lamanya ya Tuhan???
Dan kuatkan dalam pencobaan.

Namun jangan jadikan aku tegar tengkuk, seperti bangsa Israel yang keluar dari tanah mesir saat itu.

Jadilah padaku seperti yang KAU kehendaki.

SUARA - MU KURINDUKAN

WOMEN

They smile when they want to scream.

They sing when they want to cry.

They cry when they are happy and laugh when they are nervous

They fight for what they believe in.

They stand up for injustice.

They don't take "no" for an answer when they believe there is a better solution.

They go without new shoes so their children can have them.

They go to the doctor with a frightened friend.

They love unconditionally.

They cry when their children excel and cheer when their friends get awards.

They are happy when they hear about a birth or a new marriage.

Their hearts break when a friend dies.

They have sorrow at the loss of a family member, yet they are strong when they think there is no strength left.

They know that a hug and a kiss can heal a broken heart.

Women come in all sizes, in all colors and shapes.

They'll drive, fly, walk, run or e-mail you to show how much they care about you.

The heart of a woman is what makes the world spin!

Women do more than just give birth.

They bring joy and hope.

They give compassion and ideals.

They give moral support to their family and friends.

Women have a lot to say and a lot to give.

( Christian Daily Meditation )

BADAI & SUARA

Entah malam selasa yang ke sekian kalinya selalu ku terbangun jam 12 malam sperti alarm yang berbunyi.

Tapi tak masalah just "be positive" aku bisa berdoa dan berdialog melalui firmanNYA. Mencoba memahami kehendakNYA.

Dan Mazmur 29 mengajarkannya.
( KEBESARAN ALLAH DALAM BADAI )

Ajaran tentang SUARA TUHAN.
1. Suara Tuhan di atas Air.(ay.3)
Air adalah sumber kehidupan. Maka kalau kita ingin hidup dengarkanlah suara Tuhan.
2. Suara Tuhan penuh kekuatan(ay.4)
Maka jikalau kita lemah, dengarkanlah suaraNYA maka kekuatan itu kan diberikan padamu.
3. Suara Tuhan menyemburkan NYALA API (ay.7)
Yang ini membuatku takut juga. Hanya aku ingin lebih peka mendengar suaraNYA dan jikalau DIA memang sedang marah padaku yg diibaratkan spt nyala api aku bisa segera bertobat dan berbalik ke jalan yang lurus.
4. Suara Tuhan membuat beranak rusa betina yang mengandung (ay.9)
Saya yakin Tuhan membawa berkat untuk kita.

Tuhan semoga ku semakin peka mendengar SuaraMU. Amin.

Dan akhirnya :
ay. 10. Tuhan bersemayam di atas air bah, Tuhan bersemayam sebagai Raja untuk selama-lamanya.

Dan Lagu Ebiet G.Ade selalu kita dengar ketika sebuah bencana melanda.
Sebait syairnya berkata "Mungkin Tuhan mulai bosan..."

Tapi apresiasi saya meyakini bahwa Tuhan berbicara melalui banyak cara dan cara. Termasuk dalam situasi badai. Badai Kehidupan. Tetap dengar suara Tuhan.
Terimakasih Tuhan untuk firmanMU.

Mazmur 29
( KEBESARAN ALLAH DALAM BADAI )

29:1. Mazmur Daud. Kepada TUHAN, hai penghuni sorgawi, kepada TUHAN sajalah kemuliaan dan kekuatan!
29:2 Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya, sujudlah kepada TUHAN dengan berhiaskan kekudusan!
29:3 Suara TUHAN di atas air, Allah yang mulia mengguntur, TUHAN di atas air yang besar.
29:4 Suara TUHAN penuh kekuatan, suara TUHAN penuh semarak.
29:5 Suara TUHAN mematahkan pohon aras, bahkan, TUHAN menumbangkan pohon aras Libanon.
29:6 Ia membuat gunung Libanon melompat-lompat seperti anak lembu, dan gunung Siryon seperti anak banteng.
29:7 Suara TUHAN menyemburkan nyala api.
29:8 Suara TUHAN membuat padang gurun gemetar, TUHAN membuat padang gurun Kadesh gemetar.
29:9 Suara TUHAN membuat beranak rusa betina yang mengandung, bahkan, hutan digundulinya; dan di dalam bait-Nya setiap orang berseru: "Hormat!"
29:10 TUHAN bersemayam di atas air bah, TUHAN bersemayam sebagai Raja untuk selama-lamanya.
29:11 TUHAN kiranya memberikan kekuatan kepada umat-Nya, TUHAN kiranya memberkati umat-Nya dengan sejahtera!

Let it be our INSPIRATION. By Diah Arumsasi.
3 Agustus 2010.

EMAS

" Emas dan permata yang ada dalam diri seseorang, hanya bisa dilihat dan dinilai jika kita mampu melihat ke kedalaman jiwa. Diperlukan kearifan untuk menjenguknya. Dan itu butuh proses.

Terinspirasi dari seseorang yang memberiku sebuah artikel. Terimakasih Tikky Theodore.

Tapi kalimat di atas itulah yang paling menyentuh. Dan serta merta teringat pada tayangan di Trans TV, bagaimana seseorang harus berjuang dan berproses untuk menemukan sebuah emas.
Masuk kedalam pertambangan / sumur sedalam lebih dari 30 meter.
Saya tidak bisa memverbalkan secara sempurna ke dalam catatan saya ini.
Tapi saya bersyukur waktu itu bisa melihat tayangan ini.
Namun satu hal....
Dan terkadang apa yang diperoleh si penambang emas tidaklah sebanding dengan perjuangannya.
Dan ini dibuktikan dari cara hidupnya yang jauh dari kata sejahtera.
Justru yang terlihat kemilau pada akhirnya adalah si pemakai perhiasan emas dan keglamourannya.
Dan si empunya Toko Emas yang meraup keuntungan besar dari perdagangan emas yang dilakukannya.

Ironis bukan?

Namun itulah kenyataan hidup dari si penambang emas.
Tapi mengapa itu semua dilakukannya?
Hanya yang menjalaninya saja yang tahu jawaban ini semua.

Namun sebuah pertanyaan mengusik saya,
BERHARGA MANAKAH EMAS atau SI PENAMBANG EMAS tersebut?

Semarang, 3 Agustus 2010
By : Diah Arumsasi
Let it be our inspiration.

MELARIKAN DIRI

(10)Ketika kelaparan timbul di negeri itu, pergilah Abram ke Mesir untuk tinggal di situ sebagai orang asing, sebab hebat kelaparan di negeri itu.
(11)Pada waktu ia akan masuk ke Mesir, berkatalah ia kepada Sarai istrinya : "Memang aku tahu bahwa engkau adalah seorang yang perempuan yang cantik parasnya.
(12) Apabila orang Mesir melihat engkau, mereka akan berkata : Itu isterinya. Jadi mereka akan membunuh aku dan membiarkan engkau hidup.
(13) Katakanlah, bahwa engkau adikku, supaya aku diperlakukan mereka dengan baik karena engkau, dan aku dibiarkan hidup oleh sebab engkau."
(14) Sesudah Abram masuk ke Mesir, orang Mesir itu melihat, bahwa perempuan itu sangat cantik,
(15 ) dan ketika punggawa-punggawa Firaun melihat Sarai, mereka memuji-mujinya di hadapan Firaun, sehingga perempuan itu di bawa ke istananya.
(16) Firaun menyambut Abram dengan baik-baik, karena ia mengingini perempuan itu, dan Abram mendapat kambing domba, lembu sapi, keledai jantan, budak laki-laki dan perempuan, keledai betina dan unta.
(17) Tetapi Tuhan menimpakan tulah yang hebat kepada Firaun, demikian juga kepada seisi istananya, karena Sarai, isteri Abram itu.
(18 ) Lalu Firaun memanggil Abram serta berkata: "Apakah yang kau perbuat ini terhadap aku? Mengapa tidak kauberitahukan, bahwa ia isterimu?
(19) Mengapa engkau katakan : dia adikku, sehingga aku mengambilnya menjadi istriku? Sekarang, inilah isterimu, ambillah dan pergilah!"
(20) Lalu Firaun memerintahkan beberapa orang untukk mengantarkan Abram pergi, bersama-sama dengan istrinya dan segala kepunyaannya.

Kita mengenal Abraham sebagai Bapa orang Beriman. namun disini kita melihat sisi lain dari sosok Abraham.
Abraham melarikan diri dari persoalan yang ada. Justru membawa Sara isterinya kepada kondisi yang sulit. ( ayat 12-13)
Namun pada ayat selanjutnya kita tahu Tuhan mengasihi Sara dan membebaskannya dari bahaya yang mengancamnya yaitu dari tangan Firaun. ( ayat 17 )

Beberapa hal :
1. Dalam peristiwa dan ujian ini Sara mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan Abram dengan memenuhi permintaan Abram.
2. Dalam beberapa ujian mungkin kita memiliki peluang untuk kalah, Abram kalah terhadap ketakutan / ancaman yang berkecamuk dalam hatinya.
3. Jangan menempuh cara kita sendiri/ melarikan diri dari persoalan. Persoalan harus dihadapi apapun konsekuensinya.
4. Tetap tinggal serta Tuhan. Jika kita ingin menang terhadap Ujian Iman dan persoalan hidup.

(Kejadian 12 : 10-20)
ABRAM di MESIR.

Ya Tuhan, mohon TINGGAL SERTAku... Tiap Hari, Tiap Jam yang kulalui. Amien.
By : Diah Arumsasi
9 Agustus 2010

MENTIK WANGI

Pulang sekolah, jemput ryan kika dan selesai menjalani Terapi ku yg kedua.
Sambil FB an.. he..he.. aku menanak nasi. lauk pendamping ada deh.. tinggal menyiapkan.
hmmmmm.....
bau harum sdh menggelitik hidungku.
dan... tut,tut,tut. alarm berbunyi. matang sdh.
namun...
inilah yg menarik.
dari beras yg tersaji utk dijual di toko-toko sepintas semua sama. harga dan merk saja yg kemudian membedakan.
tapi this is the point.
ternyata MENTIK WANGI memiliki ciri harum.
mgkin itulah si beras diberi nama MENTIK WANGI. nama yg tepat.

gambaran utk kita, sbg manusia kita sama. namun kalau kita mau interopeksi sbnrnya kita memiliki ciri.
sudahkah kita menemukannya? bahkan bisa memberi manfaat bagi sekitar kita?

dan.. bersyukur krn bisa menikmati rejekiMU ya Tuhan melalui beras yang bisa kami nikmati bersama keluarga.

By. Diah Arumsasi
Semarang,
20 Agustus 2010